Audio adalah sinyal elektrik digunakan untuk
membawa unsur bunyi. Istilah ini juga biasa digunakan untuk menerangkan
sistem-sistem yang berkaitan dengan proses perekaman dan transmisi yaitu sistem
pengambilan/penangkapan suara, sambungan transmisi pembawa bunyi, amplifier dan
lainnya.
Suara adalah
pemampatan mekanis atau gelombang longitudinal yang merambat
melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa
zat cair, padat, gas.
Digital Audio
Digital Audio
adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah diubah keasalnya menjadi
sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil
dari perubahan sinyal suara analog dengan bantuan frekuensi sampling. Musik
digital bisa juga berasal dari suara sintesis,
contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara
digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk
penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer.
Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan
berjaringan luas.
MIDI
Audio
Musical
Instrument Digital Interface (MIDI) adalah sebuah standar hardware dan software
internasional untuk saling bertukar data (seperti kode musik dan MIDI Event) di
antara perangkat musik elektronik dan komputer dari merek yang berbeda. Standar
MIDI ditetapkan pada tahun 1982 yang memungkinkan alat-alat musik elektronik
seperti keyboard, komputer, dan peralatan elektronik lainnya untuk saling
berkomunikasi, melakukan kontrol, serta sinkronisasi dengan peralatan musik
lain. Standar MIDI memungkinkan komputer, synthesizer, pengontrol MIDI, kartu
suara, sampel-sampel berbagai alat musik serta ketukan drum, mampu
mengendalikan peralatan satu dengan yang lain, serta sistem pertukaran data
(sebagai data mentah yang terenkapsulasi).
Interface MIDI
Interface MIDI terdiri dari 2 komponen:
1. Perangkat Keras
Hardware yang terhubung ke peralatan (alat instrumen / komputer)
2. Data Format
Berkaitan dengan system pengkodean informasi yang meliputi spesifikasi instrument, awal / akhir nada, frekuensi, dan volume suara
MIDI Device
MIDI device (misalnya synthesizer) berkomunikasi melalui channel yang
terdiri dari berbagai parameter. Pada umumnya piranti standard memiliki 16
channel yang mampu menampung 128 macam instrumen (termasuk noise effect),
dimana 1 channel dapat memainkan 3 – 16 note. Komponen-Komponen MIDI device :
1. Sound generator --> pembangkit suara
synthesizer
2. Microprocessor --> mengirim / menerima MIDI message
3. Keyboard --> mengontrol synthesizer secara langsung
4. Control Panel --> mengatur fungsi-fungsi selain nada dan durasi (volume, jenis suara, dan parameter lainnya)
5. Auxiliary Controllers --> memanipulasi nada (modulation, pitch, dll)
6. Memory
2. Microprocessor --> mengirim / menerima MIDI message
3. Keyboard --> mengontrol synthesizer secara langsung
4. Control Panel --> mengatur fungsi-fungsi selain nada dan durasi (volume, jenis suara, dan parameter lainnya)
5. Auxiliary Controllers --> memanipulasi nada (modulation, pitch, dll)
6. Memory
Macam
– macam Format Audio
1. WAVEFORM AUDIO
Ekstensi : .wav atau .wv
2. AAC (Advanced Audio Coding)
Ekstensi : .m4a, .m4b, .m4p,
.m4v, .m4r, .3gp, .mp4, .aac
3. MPEG Layer 3 (MP3)
Ekstensi : .mp3
4. Audio Interchange File Format
Ekstensi : .aiff, .aif, .aifc
5. Audio CD
Ekstensi : .cda
6. MIDI (Music Instrument Digital
Interface)
Eksistensi : .mid
7. Windows Media Audio
Eksistensi : .wma
Referensi dan Sumber :
http://erwadi-media.blogspot.com/2011/10/audio-digital.html
gambar : http://www.shutterstock.com/pic-75346438/stock-photo--d-illustration-of-a-simple-audio-speaker-sitting-on-a-dark-surface-with-glowing-orange-sound-waves.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar