Jadi animation adalah tekni yang memberikan jiwa pdaa benda,
gambar, dan lain lain agar hidup.
Sejarah Animasi
Animasi sudah ada sejak homo sapiens. Manusia sejak dulu
sudah merekam peristiwa yang terjadi. Contoh animasi saat homo sapiens adalah
lukisan di gua yang menggambarkan hewan seperti kuda, macan, dan lain lain.
Diakhir abad 19, John Marey dan Edward menemukan kamera.
Kamera tersebut menangkap gambar berurutan. Kamera ini menjadi awal mula
animasi menggunakan gambar. Animasi pada zaman ini menggunakan 24 gambar per
detik.
Abad 20 awal, Disney membuat animasi full color dan full
sound. Dengan bintang mickey mouse. Kemudian animasi berjalan bersama dengan
motion film.
Setelah perang dunia ke 2, perkembangan pesat pada IT dan
komputer mempengaruhi perkembangan animasi.
2001: A space Odysey adalah film kolabroasi animasi dengan
motion film pertama. Film tersebut ada pada tahun 70.
Menjelang akhri abad 20. Perusahaan animasi mulai
bermunculan seperti Pixar, Dream Works, dan lain lain.
sumber:captialfm.co.ke
Toy Story adalah film animasi pertama yang 100% menggunkan
komputer. Film tersebut ada pada tahun 1995,
Sekarang
Animasi sudah berkembang sangat baik dan sangat bagus.
sumber:http://www.designbolts.com/wp-content/uploads/2013/07/Turbo-Wallpaper1.jpg
12 PRINSIP DALAM MEMBUAT ANIMASI
Untuk membuat animasi ada 12 prinsip menurut disney.
1. Squash and Stretch
sumber:http://facweb.cs.depaul.edu/sgrais/images/AnimationPrinciples/stretch.jpg
Mendefinsikan kepadatan dan kelenturan
untuk melebih lebihkan pergerakan pada objek seolah olah akan memulai sesuatu sehingga memberikan efek gerakan.
Untuk melanjutkan aksi selanjutnya diberi 1
atau beberapa frame untuk memberikan clue agar audience tau aksi selanjutnya apa
Saat membuat animasi anggap satu layar
adalah sebuah panggung. Apa yang mau anda tayangkan ada dalam satu panggung dan
adalah sebuah panggung. Animasi harus tertata rapi seperti sebuah panggung yang
akan melakakukan show besar. Aktor harus bisa menyampaikan perasaa pada
audience dan harus bisa mempengaruhi mood audience.
Pose to pose adalah jarak antar pergerakan
atau transisi pergerakan key 1 dan key 2. Animator pro hanya menggambar key nya
saja. Frame antara key 1 dan key 2 animator meminta asistennya untuk
menggambarkan.
sumber:http://www.animationbrain.com/2D/35principle.JPG
Follow through adalah bagian tertentu yang bergerak saat objek utama diam. Contoh saat ada super hero yang berdiri diam di atas menara tetapi sayapnya berkibar kibar seperti bendera yang tertera angin. Overlapping Action adalah gerakan yang saling mendahului. Contoh saat ada tikus loncat dan mendarat dia menggoyang goyangkan ekornya(overlapping)
sumber:https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDLvWZZS-YMflUQtGjrsFLh5MoDlnlOkgTR_uAaHZg9hYJhAewzvUafKGcO5-6vKw3ImtVhrUMUAGSNf7pkLjglXDyq-OigSWFD-Dq5LJmdq9NmyP8rfvFvQQlKbIk5Z809AFrijb-4US7/s1600/easeout.jpg
Slow in dan Slow out adalah ilusi dari akselerasi
pada animasi. Contoh saat kita mau membuat palu mengetuk. Gambar yang
difokuskan hanya gambar pertama saat palu hendak dipukul dan terakhir saat palu
mengenai objek. Antara itu gambar dibuat blur agara nampak cepat.
Ini berlaku untuk makhluk hidup, terutama
yang memiliki mata. Arcs ini adalah pergerakan karakter yang mengukuti arcs
yang sudah dibuat.
sumber:http://www.bluepony.com/wp-content/uploads/2014/11/SecondaryAction.jpg
Digunakan untuk pelengkap dan memberikan
detail pada primary action. Saat memebuat secondary action jangan sampai mengalahkan
primary action. Secondary action sendiri jarang terlihat atau menyatu dengan
primary action.
Ini juga salah satu faktor terpenting dalam
membuat animasi. Perbedaan kecepatan mempengaruhi presepsi pada animasi. Saat
membuat animasi tentukan dulu berapa frame per second yang akan digunakan.
Semakin tinggi FPS semakin halus, biasa digunakan untuk slow motion. Semakin
kecil FPS semakit terlihat cepat.
Sesuatu lebih meyakinkan saat dibuat lebay.
Bila inign membuat karakter sedih, buatlah sangat sedih. Bila ingin membuat
karakter senang, buatlah sangat senang. Dalam animasi lebay sangat berhasil.
Buatlah gambar anda senyata atau sedinamas mungkin agar terlihat senyawa mungkin.
sumber:dokumen pribadi
Animation Method
Classic animation
Classic animation digunakan zaman dulu. Classic animation
sendiri masih menggunakan plastik yang dinamakan “cell”. Cell bekerja seperti
layer yang dapat menampung character, backgruound, property, dan lain lain.
Cara menggunakannya, cell ditata dengan rapi. Backgrund ditaruh paling
belakang, kemudian property, character dan lain lain sehingga membentuk sebuah
gambar. Setelah ditata, cell difoto pergerakannya satu satu lalu digerakan
menjadi animasi 2D.
sumber:https://www.youtube.com/watch?v=t1i3pBZ1QUc
Stop Motion
Stop motion sendiri terbuat dari foto objek pada frame
tertentu yang bisa diimplementasikan pada objek apapun. Stop motion sendiri
bisa menggunakan objek manusia, clay, dan benda benda lain. Stop motion
digunakan untuk membuat ilusi yang tidak mungkin. Contoh: Manusia yang dapat
terbang, clay yang dapat berjalan dan berubah sendiri, dan benda yang dapat
bergerak tanpa bantuan tangan manusia.
sumber:dokumen pribadi
Computer Generated Animation
Sekarang Metode ini paling banyak digunakan oleh animator
animator. Metode ini memecahkan masalah masalah yang ada dalam metode
sebelumnya. Objek dalam metode ini dapat langsung diubah atau diedit langsung
dari komputer tanpa menggambar manual dan memfoto ulang. Gerakan animasi apapun
bisa dibuat langsung dari komputer, seperti jatuh, terbang, menghilang , dan
lain lain. Pengaturan kamera sudah sangat tidak terbatas, tidak seperti metode
classic animation yang saat itu kameranya perlu tambahan tambahan yang
mengularkan biaya lebih. Banyak gaya animasi yang bisa dibuat dengan metode
ini, mau 2D, 3D, anime, realis, semi realis semua dapat dibuat langsung jadi
dengan metode ini. Yang dibutuhkan dalam metode ini hanya skill. Dengan skill
yang tinggi, animasi dengan gaya apa akan dengan mudah dibuat. Karena metode
ini hanya butuh skill, kreatifitas dan konsep menjadi daya saing dalam bidang
animasi sekarang.
sumber:https://www.youtube.com/watch?v=gUjEyszmITQ
Sumber:
Perkuliahan PTT Minggu ke 12 (21-Nopember-2014)




















