Materi yang mana yang menurutmu paling enak di baca?
Minggu, 21 September 2014
Post 3(Image)
IMAGE
Di kehidupan kita yang sekarang tidak mungkin jauh jauh dari yang namanya gambar. Mulai dari bangun hingga tidur lagi, kita pasti melihat gambar di berbagai tempat. Gambar pada sign, gambar pada iklan, bahkan gambar pada baju kita, dan masih banyak lagi media yang kita temukan menggunakan gambar pada keseharian kita. Bisa kita bayangkan bila tidak ada gambar untuk membedakan mana toilet wanita dan pria.
Pada dasarnya gambar dibagi menjadi dua, gambar diam dan gambar bergerak. Foto, lukisan, kaligrafi, undangan pernikahan, dan sebagainya termasuk gambar diam. Lalu film, animasi, dan kawan kawan termasuk gambar gerak.
Gambar Diam
Menurut Wikipedia gambar diam adalah, A still image is a single static image, as distinguished from a kinetic image. Butuh Terjemah? Nih
Gambar diam sendiri dibagi menjadi 2 bagian lagi.
1. Bitmap
2. Vektor

Bitmap adalah gambar bertipe raster. Mengandalkan jumlah pixel dalam satu satuan tertentu. Semakin rapat pixel maka semakin baik kualitas gambar. Sebaliknya jika dipaksa diperbesar akan terlihat pecah . Besar file yang dihasilkan cenderung besar.
Contoh bitmap adalah .bmp, .jpg, .gif. Bitmap sendiri sering digunakan untuk gambar yang membutuhkan kerealistis seperti foto dan lain lain. File-file yang sering kita temui dalam bitmap adalah jpeg, png, gif, pcx, dan sebagainya.
Vektor adalah serangkaian instruksi matematis yang dijabarkan dalam bentuk, garis, dan bagian-bagain lain yang saling berhubungan dalam sebuah gambar. Ukuran file relatif kecil dan jika diubah ukurannya (seperti gambar dibawah ini) kualitasnya tetap. Contoh file vektor adalah .wmf, swf , cdr dan .ai. Dan sering dipakai dalam membuat logo, animasi, ilustrasi, kartun, clipart dsb. Vektor sering digunakan didalam CAD, Adobe Ilustrator, Corel Draw, Software 3D dan masih banyak lagi.
Bitmap maupun vektor memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Seperti contohnya, vektor tidak bisa digunakan untuk menciptakan gambar real, vektor hanya bisa membuat gambar nampak seperti real. Sedangkan Bitmap tidak bisa diskala dan diubah ukurannya. Namun, file vektor lebih cenderung lebih sedikit memakan memori dari pada bitmap. Bitmap lebih cocok digunakan di fotografi dan vektor lebih cocok digunakan untuk artwork.
Teori Warna

Umumnya teori warna memiliki 2 teori yaitu warna aditif dan warna subtraktif.
- Warna aditif adalah warna yang dibuat oleh dua warna atau lebih. Tiga warna utamanya adalah Merah(Red), Hijau(green), dan Biru(Blue). Atau yang biasa kita kenal RGB. Penggunaan warna aditif pada telivisi, printer, dan lain lain.
- Warna Substraktif adalah warna yang menggunakan pantulan cahaya untuk menghasilkan warna. Warna subtraktif sendiri terbagi menjadi dua, tradisional dan CMYK. Substraktif tradisional terdiri dari Merah(Red), Biru(Yellow), Biru(Blue). RYB biasa digunakan dalam seni rupa(lukis dan lain lain). Subtraktif CMYK biasa digunakan dalam percetakan. Campuran dari Cyan, Magenta, Yellow, Key menghasilkan warna-warna lain.
Format Gambar
Setelah mengolah gambar kita akan menemukan jenis gambar apa yang ingin kita gunakan untuk gambar kita. Format format gambar juga bervariasi dan tentu saja kegunaannya pun bervariasi.
- BMP adalah format berkas untuk menyimpan gambar raster/bitmap. Ukuruannya terlalu besar untuk sebuah file.
- JPEG (Joint Photorapic Expert Group) adalah format berkas bitmap yang sudah dikompres menjadi lebih kecil dan praktis. Biasa digunakan untuk fotografi yang akan dipublish ke internet.
- GIF (Graphics Interchange Format) adalah file yang mendukung untuk animasi dan transparansi. Hanya bisa menggunakan 256 warna. Biasa digunakan untuk animasi dan logo sederhana.
- PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan gambar yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut(wikipedia). Lebih baik dari pada GIF.
- EPS (Encapsulated Postscript) adalah sebuah format berkas grafik yang dapat berisikan vektor, teks, ataupun bitmap(wikipedia). Biasa digunakan di Adobe Illustrator.
Sabtu, 20 September 2014
Post 2 (Teks + Comic Sans, I Hate You!)
TEXT
- Text adalah element penting dalam menu multimedia, sistem navigasi,dan konten.
- Uppercase: teks dengan huruf besar semua kurang legible dibandingkan dengan teks huruf kecil semua. Pada teks yang hurufnya besar tidak ada perbedaan tinggi sehingga terlihat seperti garis horizontal yang lurus.
- Lowercase: karena adanya ascender dan descender pada huruf kecil. Maka kita bisa melihat kontur yang berbeda di setiap hurufnya sehingga kita bisa membedakan huruf satu dengan yang lainnya.
- Serif: adanya serif membimbing mata mengikuti alur horizontal suatu teks. Serif memberi kesan kesatuan dalam sebuah kata. Serif dianggap lebih familiar dan legible.
- Sans serif: pandangan mata bergerak dengan saccadic movements. Jadi tidak ada pengaruh serif dengan cara mata bergerak.
- Semua teks yang digolongkan sebagai penarik perhatian disebut display type.
- Teks yang berfungsi untuk dibaca seksama disebut text type.
- Type weight: Type yang terlalu tebal dan terlalu tipis akan mengurangi legibility dan readibility.
- Black ground lebih disarankan karena jika dibaca dengan teks yang panjang tidak mudah lelah. Sedangkan jika white ground dengan warna font hitam akan cepat lelah karena silau dan itu bisa mengurangi legibility dan readibility.
- Font format: post script type 1, true type, open type.
- Post script type 1: dikembangkan oleh perusahaan adobe.format ini class platform. Artinya bisa digunakan pada mayoritas sistem operasi computer. Tiap fontnya membutuhkan 2 file.
- True type : dikembangkan oleh apple.truetype juga cross-platform. Kapasitasnya sama dengan post script tapi setiap font hanya membutuhkan 1 file.
- Open type: dikembangkan oleh perusahaan adobe dan Microsoft.class-platform,single file,dan memuat fitur terbaik dari post script dan true type. Satu file fontnya bisa memuat sampai 65.536 karakter
- Text = Design Elements
- Type as text: tipografi sebagai penyampai pesan sang penulisnya. Teks mendapat penanganan khusus dan memperhatikan factor factor optis.disini legibility dan readibility menjadi hal yang penting.
- Type as information delivery: tipografi sebagai penyampai informasi , label, tanda pengenal, petunjuk arah dll. Disini legibility dan readibility menjadi hal yang sangat penting.
- Type as image: tipografi sebagai penyampai pandangan sikap ekspresi kreatif. Disini legibility dan readibility tidak menjadi prioritas.
COMIC SANS, I HATE YOU!
Mengapa font ini menjadi font yang paling dibenci?
Menurut para
desainer font, Comic Sans
merupakan font yang didesain dengan buruk. Karena menurut aturan tipografi, weight (ketebalan) dan kerning (jarak antar huruf dalam satu kata) tidak beraturan. Comic sans juga terkesan “main-main”, maka font ini tidak
bisa digunakan untuk menyampaikan pesan yang bersifat tegas misalnya
peringatan. Masalah juga terjadi ketika Comic Sans mulai digunakan oleh banyak orang yang
tidak mengerti tipografi dan prinsip-prinsip komunikasi visual dalam desain
grafis. Hanya karena Comic Sans menurut mereka adalah
font yang unik dan mereka
suka menggunakan font tersebut,
maka mereka menggunakannya untuk segala
sesuatu. Padahal jika melihat fungsi dari sebuah font, mungkin Comic Sans akan
cocok digunakan untuk media visual dengan target konsumen anak-anak.
Kami setuju
dengan alasan tersebut. Karena memang apabila font tersebut digunakan dalam
konteks yang tidak tepat, pesan yang ingin disampaikan desainer kepada konsumen
akan tidak sampai. Memang sebaiknya Comic Sans digunakan untuk target pasar
seperti anak-anak, yang dapat diaplikasikan dalam komik, ataupun buku cerita.
Apakah penggunaan font Comic Sans pada slide di atas tepat? Jelaskan!
Tidak tepat, karena jika font Comic Sans ini dipakai untuk membuat
sebuah slide dalam presentasi atau kalimat panjang lainnya, kalimat ini tampak
tidak tegas atau kesannya main – main.
Apakah ada font lain yang sama dibenci seperti Comic Sans? Coba cari satu dan jelaskan mengapa font itu dibenci?
Impact, font ini didesain
oleh Geoffrey Lee pada tahun 1965. Impact terkesan membosankan, mungkin
dikarenakan modelnya yang tebal serta besar dibanding dengan font yang lain. Sangat tidak cocok untuk menulis sebuah artikel dikarenakan jaraknya yang
terlalu rapat dan memberi kesan suatu halaman menjadi penuh. Good graphic
designer have consigned it to history !
Post 1 (Introduction + Benda Penerapan Multimedia)
Introduction
Cave Art : Seni ini dibuat oleh manusia purba yang mengandung
gambar,motif,maupun desain yang terletak dalam dinding gua. Lukisan tersebut
biasanya menceritakan apa yang dilihat oleh manusia purba, misalnya binatang
yang ada disekitar maupun aktivitas manusia purba.
source :google.com
Relief : Merupakan seni pahat dan ukiran 3 dimensi
yang biasanya dibuat diatas batu. Relief bisa merupakan ukiran yang berdiri
sendiri, maupun bagian dari relief yang lain yang membentuk suatu cerita
ataupun ajaran agama tertentu.
source :google.com
Jewerly : Sebagai bangsa yang cinta akan kemewahan,
bangsa Etruria menghasilkan perhiasan yang mewah seperti anting, liontin,
gelang, dan kalung. Namun cara mereka membuat perhiasan tersebut belum diketahui
hingga kini.
source :google.com
Keramik : suatu seni yang dihasilkan dari tanah liat
yang dibakar. Contohnya gerabah, genteng, porselin dan lain-lain.
source :google.com
Lukisan pada langit-langit kapel : Seni yang menggambarkan suatu cerita yang dilukis pada langit-langit kapel. Salah satu lukisan yang terkenal adalah di Vatican oleh Michael Angelo.
source :google.com
Patung : benda 3d yang diakui sebagai suatu karya seni. Pembuatan patung ini bertujuan untuk menghasilkan karya seni yang dapat bertahan lama. Salah satu patung yang terkenal adalah "The Thinker" karya Auguste Rodin.
source :google.com
Pop art advertisement : suatu bentuk promosi yang
berdasar pada seni pop art yaitu seni yang didasarkan pada budaya popular
modern yang memakai gambar dan objek dari kehidupan nyata.
source :google.com
Billboard advertisement : suatu bentuk promosi iklan luar ruang dengan
ukuran besar. Termasuk model iklan luar yang paling banyak digunakan.
source :google.com
Abacus (Sempoa): digunakan oleh bangsa Yunani sekitar 500 tahun sebelum masehi.
Terbuat dari rangka kayu, berfungsi seperti
kalkulator namun hanya untuk mengoperasikan penjumlahan,pengurangan, perkalian, dan pembagian.
source :www.abacusproduct.in
Jadi dapat disimpulkan bahwa multimedia
adalah penyampaian informasi yang mengkombinasikan antara teks,
grafik,audio,gambar,video, dan animasi.
BENDA PENERAPAN MULTIMEDIA
source : dokumen pribadi
source : dokumen pribadi
Mengapa Kelompok kami memilih laptop dan
handphone?
Tentu saja dikarenakan kedua
benda ini sangat akrab sekali dengan kita. Selain itu, perkembangan kedua benda
ini juga semakin pesat dan tidak akan ada habisnya. Sehingga kami berpikir 2
benda multimedia ini sangat menarik untuk diposting dan dibahas pada blog tugas
PTT(Pengantar Teknologi dan Telematika) ini.
Apa saja komponen multimedia yang terdapat di
dalamnya?
Secara garis besar handphone
dengan laptop mengandung komponen multimedia yang hampir sama. Seperti
contohnya suara, gambar, teks, animasi, serta video. Namun menurut kami, laptop
mempunyai komponen multimedia yang lebih kompleks daripada handphone. Contohnya
pada laptop, kita tidak hanya menikmati komponen yang ada, namun juga dapat
membuat komponen tersebut sesuai dengan keinginan kita. Contohnya komponen teks
yang ditawarkan pada laptop lebih lengkap, kita dapat mengatur jenis font,
ukuran font serta tata paragraf teks tersebut. Yang sejauh ini handphone dapat
mengatur komponen teks tersebut dengan terbatas. Lalu dalam komponen animasi,
mungkin dalam handphone kita hanya dapat menikmati animasi tersebut. Namun pada
laptop kita dapat membuat animasi tersebut lebih menarik bahkan sesuai dengan
keinginan kita.
Apa kegunaan benda tersebut dalam kehidupan
sehari-hari? Bagaimana Multimedia membantu benda tersebut?
Tidak dapat kita pungkiri, laptop
dan handphone memiliki banyak kegunaan. Contohnya handphone yang kini
bentuk,model,dan warnanya sangat beragam. Harganya juga semakin terjangkau dan
fitur yang kita dapatkan juga semakin canggih. Sudah jelas fungsi utama dari
sebuah handphone adalah untuk komunikasi.
Fungsi lainnya adalah mencari informasi, mendengarkan musik, memotret dan
merekam video, alarm, bermain game untuk
menghilangkan rasa bosan dan masih banyak lagi. Tentu saja ini juga tidak lepas
dari peran multimedia untuk membuat gadget ini menjadi semakin menarik.
Contohnya tampilan user interface dalam handphone itu sendiri, yang terdiri
dari teks, grafik, maupun gambar.
Yang kedua adalah laptop, benda yang kini telah menjadi kebutuhan primer
manusia modern ini juga mempunyai banyak kegunaan untuk mahasiswa seperti kita.
Contohnya untuk mengerjakan tugas (pastinya), menonton film bajakan,
komunikasi, mencari informasi, bermain game, mengedit video dan masih banyak
kegunaan yang lainnya. Multimedia membantu laptop untuk menyampaikan suatu data menjadi lebih menarik dengan komponen yang dimiliki oleh multimedia contohnya animasi, suara, teks, gambar, hingga video.
Langganan:
Komentar (Atom)
0%

















