Jumat, 12 Desember 2014

Tugas The Evolution of Game

source:http://img175.imageshack.us/img175/2421/rfonline.jpg

Kami akan membahas tentang Rising Force Online atau lebih sering dipanggil RF Online. Apa yang membuat game ini jadi candu? Menurut kami karena game ini game online, jadi game ini tidak ada akhir cerita dari game ini yang membuat kita bisa terus memainkannya. Dan pertarungan dengan player lain secara terhubung sudah menjadi alasan setiap game online. Lalu pertarungan antara tiga ras accretia, belato, dan cora yang membuat game ini makin seru dimana setiap server punya penguasa sendiri sendiri. Mau itu dari cora, accretia, atau belato saling berebut mendominasi server. Selain itu rf punya sub class dengan syarat yang berbeda beda, dan kelebihan dan kekurangan masing masing yang membuat kita makin ingin terus level up dan memainkannya. Mungkin hampir semua rpg online seperti itu namun grafik dari rf online sudah sangat nyata dan bagus dari yang lain. Selain itu tiap ras punya kemampuan atau item paling kuat sendiri sendiri. Yang paling asik kalo kita sudah bertarung melawan teman kita beda ras di daerah netral atau saat kita menyerang markas ras lawan. Overall RF sama dengan game rpg online lain tapi gimana kita menikmatinya itu yang membuat RF jadi special.

Kelemahan dari RF masih sering mengalami bug seperti saat accretia mengeluarkan senjata terkuatnya yang seharusnya membuat dia tidak bisa bergerak tetapi sering ada kasus accretia bisa berjalan dengan membawa senjata terkuatnya. Lalu beberapa event di rf selalu hadir di saat waktu kerja. Lalu untuk monster dan npc tidak pernah diupdate dan selalu itu itu saja. Saya bermain ini dari 2008 sampai sekarang saya mengulangi dari awal tidak ada perubahan sama sekali untuk konten(misi, npc, senjata, hadiah, dll) misi dan grafik, gitu gitu aja.

Ini di markas utama corra

Ini sat armor dan level sudah level up

Ini saat akan berburu monster

ini sedang di wilayah netral

Ini akun ras corra pergi ke markas belato

Ini sedang menghajar belato

Tanggapan kami tentang berita tersebut. Kami setuju dengan penulis artikel. Kenapa? Penulis sudah menjelaskan bahwa setiap game memiliki rating umur masing masing dan rockstar sudah memberikan rating mature 17+ yang artinya game ini hanya boleh dimainkan untuk remaja 17 tahun ke atas. Contoh konkritnya seperti ini, di Indonesia rokok hanya boleh dikonsumsi oleh orang 18+ keatas, namun peraturan itu hanyalah sebuah peraturan, kita masih sering menjumpai anak sd sudah berani untuk merokok. Lalu apa bedanya dengan pelanggaran bermain gta? Pendidikan kita tentang penggunaan barang sangatlah minim. Dan saya sangat setuju dengan sang penulis artikel atas masukan positif dari pemberitaan bahwa ada game yang mengandung konten zina dan kekerasan.

Pada dasarnya game adalah untuk sebuah hiburan. Dan yang lebih sering membutuhkan hiburan adalah anak kecil. Seperti itulah mindset kebanyakan orang. Mau game itu diberi label Mature, Adults Only semua orang tetep melabeli bahwa game itu untuk anak anak. Menurut kami bagaimana cara menghilangkan stereotip bahwa game hanya untuk anak kecil adalah kita memberi pendidikan kepada semua orang tentang penggunaan sebuah barang. Kenapa barang ini harus dipakai oleh 18+, kenapa ada acara yang minimal 18+, kenapa ktp harus dibuat saat umur 17, dan menjelaskan rating umur sebuah game. Kenapa game tersebut hanya boleh dimainkan oleh 18+, kenapa game ini boleh dimainkan semua orang. Dan orang orang akan berfikir, terutama orang tua bahwa ada game yang bisa merusak moral anak anak. Dan game ini hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa. Contoh konkirtnya seperti ini, film memiliki banyak jenis film. Mengapa anak kecil boleh lihat film kartun dan anak kecil tidak boleh lihat film berkonten porno dan kekerasan? Sejauh ini mengapa hanya film yang mempunyai batasan umur? Semua ini juga bergantung kepada orang tua serta individu masing-masing. Orang tua harus memperhatikan parental guidance yang ada. Apabila orang tua mengawasi serta membatasi apa yang pantas untuk anak dibawah umur, kami kira anak dibawah umur ini akan menuruti apa yang diarahkan oleh orang tuanya.

The Evolution of Game

The Birth of Game Industry

* Kelahiran industry game ini diawali dengan game “Spacewar!” adalah salah
   satu game yang paling awal diketahui pada Komputer. 

* Arcade game
    merupakan tipe yang umum dari sebuah video games. Game ini dioperasikan 
    dengan memasukkan koin pada mesin yang telah disediakan.
    Arcade games juga mempunyai masa kejayaan. Yaitu pada tahun 1978 dengan
    game space invaders! Yang menjadi game nomor satu selama setahun , namun
    pada tahun 1980 kedudukan space invaders! Telah digeser oleh Pacman yang
    menjadi game yang paling populer, serta 2 tahun selanjutnya disusul dengan
    game Donkey Kong.

* Pinball Era
    Game pada Pinball Era ini merupakan hasil pengembangan dari shuffleboard
    serta bocce ball. Yang sebenarnya merupakan peralatan untuk bermain judi.
    Game Pinball ini tersedia pada Windows 98.

*  PC Game
    Personal computer ini merupakan cara baru untuk menikmati suatu game.
    Karena pada era sebelum PC game, permainan yang tersedia tidak dimainkan
    pada PC. Pole position merupakan salah satu game yang paling popular pada
    era game computer ini. Interface dari game ini juga masih sangat sederhana

    dibanding game yang telah beredar di era saat ini.

* Awal dari Game Online
   Dibuat oleh Roy Trubshaw di Essex University pada tahun 1978. Pada waktu itu game    
   online masih berupa teks. Tampilan dari game online yang pertama kali dibuat adalah 
   seperti tampilan pada Console application yang monochrome. 

* Video Game Crash
   Terjadi pada tahun 1983-1985, hal ini disebabkan oleh desain interface yang kurang  
   menarik serta produksi yang berlebihan. Banyak sekali perusahaan game yang bangkrut 
   pada tahun tersebut.


History of Console Game 

* Generasi Pertama (1972-1977)
   Sebenarnya telah dikembangkan pada tahun 1966. Contoh gamenya adalah Pong. Game 
   pada generasi pertama ini masih belum menggunakan mikro prosesor.

* Generasi Kedua (1977-1983)
         Pada generasi ini, game sudah menggunakan mikro prosesor. Berbeda dengan generasi 
         sebelumnya. Game yang terkenal dari generasi ini adalah Pacman, Space Invader. 

      * Generasi Ketiga (1983-1995)
         Era ini menggunakan 8-bit, mesin yang digunakan adalah family computer, atari 7800, 
         serta sega master system. Contoh game generasi ketiga adalah Super Mario Bros, Final 
         Fantasy.

      * Generasi Keempat (1987-1999)
   Sudah mulai menggunakan CD-ROM, lalu bitnya naik 2 kali lipat dengan era sebelumnya 
   yaitu 16 bit. Contoh game yang terminal adalah Mortal Combat.

Generasi 5 (1993-2006)
   Pada tahun 1993 penjualan Atari jaguar sangat rendah dan membuat game konsol ini   
    mati dari era-nya. Pada tahun 1994 jepang merilis game baru yaitu sega saturn, Sony 
    Playstation dan game – game ini cepat outsold dibanding dengan Nintendo yang mash 
    mendapat banyak dukungan dari perusahaan game besar. Dan yang paling terkenal 
    pada era 32 bit dan 64 bit adalah PS1 dan Nintendo64.

Generasi 6 (1998-2006)
   Generasi dibuka dengan kemunculan Dreamcast pada tahun 1998 dan console pertama 
    yang mempunyai modem built-in. Sebelum akhir tahun 2001, Microsoft Corporation 
    memasuki pasar  console dengan Xbox. Pada generasi ini sudah menggunakan alat 
    game alternatif seperti dancepad pada era 128 bit. 

 * Generasi 7 (2005-2012)
     Adanya renovasi baru dari Xbox, PS3, dan Wii dengan pointer berbasis kontroler. 
     Dukungan dari pihak desainer game digunakan untuk set control gamepad 
     konvensional yang mengalami kesulitan beradaptasi.

 * Generasi 8 (2012-sekarang)
    Console game makin marak. PS juga semakin mengembangkan sistemnya dengan 
    adanya PS4, Xbox One, dan Wii U. Dan sudah dengan resolusi yang bagus dan 
    memudahkan user.

 Generasi selanjutnya
    Console tergerus pasar mobile karena semakin banyaknya pesaing-pesaing baru   
    yang masuk.


Game Development Life Cycle (GDLC)
-        Mirip dengan Software Development Life Cycle (SDLC).
o   Pre-Production
*  Perencanaan projek dengan konsep dan ide yang dikembangkan.
* Menghasilkan dokumen desain (game Design Document (GDD),
   Perlengkapan, cara bermain, suara, kontrol, dll).
*  Technical Design Document (TDD) lebih fokus terhadap desain dan
   program.
* Mempresentasikan ide-ide dengan prototype.

o   Production
* Mulai menambah, memperbaiki, dan membuang fitur-fitur yang dianggap kurang atau salah.
* Memerlukan waktu yang lama sekitar 1 tahun untuk tahap ini.
 Testing, Alpha (fitur komplit,tetapi aset belum), Beta (fitur dan aset komplit, hanya untuk umum/kelompok tertentu, dan hanya memperbaiki bug), Gold (Rilis akhir dan diharapkan tanpa bug). Harus melibatkan game tester untuk menguji bug dari playtest.
*  Ada Heat Map yang digunakan untuk menganalisa interface dan level

o   Post-Production
* Tidak ada game konsol tradisional yang dalam bentuk DVD
*  Patch untuk update (memperbaiki bug)
*  Perawatan game yang sudah ada

Game Developer & Publisher
-        Game Developer : Pihak yang berwenang dalam pembuatan game
-        Publisher : Pihak yang memasarkan atau menerbitkan game atau program.
-        Biasanya publisher akan mengumpulkan semua informasi dari berbagai user  
          bug/cheat/error, lalu akan dikirimkan kepada pihak developer.
-        Game Developer dan Publisher tidak selalu sama, Game developer sangat berperan 
          penting dan mempunyai kewenangan yang sangat tinggi.

      Untuk para pemula yang tidak mempunyai dana yang cukup (karena kita tahu biaya game tidak murah) bisa memulai dengan crowd funding. Seperti yang dilakukan oleh penulis kondang Raditya Dika (walaupun tidak dalam bidang game, namun mungkin bisa menjelaskan apa itu crowd funding). Jadi Raditya Dika ini ingin membuat sebuah proyek baru, namun budget yang dibutuhkan cukup banyak. Oleh karena itu, dia meminta penikmat karyanya untuk membiayai project terbarunya ini. dengan kategori sumbangan yang ditentukan beserta imbalannya. Apabila proyek tersebut berhasil, maka akan ada imbalan khusus untuk para penyumbang dana tersebut.